Jumat, 13 Maret 2015




MAKALAH ILMU PENGETAHUAN ALAM

POLUSI TANAH
























Disusun oleh :

1.       Arif habibi                         (04)
2.       Ardi Cahya Pratama          (03)
3.       Febri Adi Ridwanto           (12)
4.       Novan Hariawan                (18)
5        Agung Setiono                   (01)
6.       Mayongga Virza W            (16)



SMK NEGERI 7 JEMBER
JL.PB. Sudirman No.16  Telp/Fax : (0334)321400 Sumberbaru 68156 Jember
DAFTAR ISI

Judul……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………1
Daftar Isi……………………………………………………………………………………………………………………………………………………………..2
BAB I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang…………………………………………………………………………………………………………………………………………..3
B.Rumusan Masalah……………………………………………………………………………………………………………………………………..3
C.Manfaat dan Tujuan…………………………………………………………………………………………………………………………………..3
D.Ruang Lingkup…………………………………………………………………………………………………………………………………………...4
BAB II METODE PENULISAN
A.Objek Penulisan…………………………………………………………………………………………………………………………………………5
B.Dasar Pemilihan Objek………………………………………………………………………………………………………………………………5
C.Metode Pengumpulan Data………………………………………………………………………………………………………………………5
D.Metode Analisis………………………………………………………………………………………………………………………………………..5
BAB III PEMBAHASAN
A.Pencemaran Lingkungan……………………………………………………………………………………………………………………………6
B.Pengertian Pencemaran Tanah……………………………………………………………………………………………………….…………6
C.Sumber Pencemaran Tanah………………………………………………………………………………………………………….……………7
D.Komponen-komponen Bahan Pencemaran Tanah…………………………………………………………………….……………….7
E.Penyebab Polusi Tanah…………………………………………………………………………………………………………………….………..8
F.Dampak yang Ditimbulkan Akibat Pencemaran Tanah………………………………………………………………………………..9
G.Penanganan Pencemaran Tanah……………………………………………………………………………………………………………….12
H.Pencegahan Pencemaran Tanah……………………………………………………………………………………………………………….12
I.Penanggulangan Komponen Bahan Pencemaran Tanah……………………………………………………………………………..13
J.Tanah Tercemar Dan Tidak Tercemar…………………………………………………………………………………………………………14
BAB IV PENUTUP
A.Kesimpulan……………………………………………………………………………………………………………………………………………….16
B.Saran…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………16
BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi.Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan.Manusia, hewan hidup dari tumbuhan.Memang ada tumbuhan dan hewan yang hidup di laut, tetapi sebagian besar dari makanan kita berasal dari permukaan tanah.Oleh sebab itu, sudah menjadi kewajiban kita menjaga kelestarian tanah sehingga tetap dapat mendukung kehidupan di muka bumi ini.Akan tetapi, sebagaimana halnya pencemaran air dan udara, pencemaran tanah pun akibat kegiatan manusia juga.
Kita semua tahu Indonesia adalah negara yang sangat kaya akan sumber daya alamnya. Salah satu kekayaan tersebut, Indonesia memiliki tanah yang sangat subur karena berada di kawasan yang umurnya masih muda, sehingga di dalamnya banyak terdapat gunung-gunung berapi yang mampu mengembalikan permukaan muda kembali yang kaya akan unsur hara.
Namun seiring berjalannya waktu, kesuburan yang dimiliki oleh tanah Indonesia banyak yang digunakan sesuai aturan yang berlaku tanpa memperhatikan dampak jangka panjang yang dihasilkan dari pengolahan tanah tersebut. Salah satu diantaranya, penyelenggaraan pembangunan Pembangunan kawasan industri di daerah-daerah pertanian dan sekitarnya menyebabkan berkurangnya luas areal pertanian, pencemaran tanah dan badan air yang dapat menurunkan kualitas dan kuantitas hasil/produk pertanian, terganggunya kenyamanan dan kesehatan manusia atau makhluk hidup lain.
Sedangkan kegiatan pertambangan menyebabkan kerusakan tanah, erosi dan sedimentasi, serta kekeringan.Kerusakan akibat kegiatan pertambangan adalah berubah atau hilangnya bentuk permukaan bumi (landscape), terutama pertambangan yang dilakukan secara terbuka (opened mining) meninggalkan lubang-lubang besar di permukaan bumi.

B.RUMUSAN MASALAH

Dari latar belakang tersebut maka muncul beberapa rumusan masalah diantaranya ialah:
1)      Apa yang dimaksud dengan pencemaran tanah.
2)      Apa saja yang menyebabkan terjadinya pencemaran tanah.
3)      Dampak apa saja yang diperoleh dari pencemaran tanah.
4)      Bagaimana cara menanggulangi dampak dari pencemaran tanah.

C. MANFAAT DAN TUJUAN

A.Manfaat
Dengan membaca makalah ini, kita dapat memperoleh manfaat sebagai berikut :
a.    Dapat mengetahui Pengertian dari Polusi Tanah,
b.    Dapat mengetahui Dampak dari polusi Tanah, dan
c.    Dapat  mencegah dan menangani Dampak dari Polusi Tanah.

B.Tujuan
Tujuan di buatnya Makalah ini adalah :
a.    Sebagai bahan Kajian bagi siapa saja mengenai Polusi Tanah
b.    Untuk menambah pengetahuan dan di harapkan dapat Bermanfaat bagi kita semua
c.    Sebagai bahan untuk mencari cara dalam menagani dampak Polusi Tanah
d.    Sebagai bukti dan hasil bahwa kami ‘Kelompok 3’ telah membuat tugas yang di berikan oleh Guru yang bersangkutan

C. RUANG LINGKUP

Makalah ini membahas mengenai pencemaran tanah, mulai dari gambaran, dampak, dan cara menanggulangi pencemaran tanah tersebut.




BAB II
METODE PENULISAN

A.OBJEK PENULISAN    

Objek penulisan mencakup gambaran/ penjelasan, dampak yang ditimbulkan, dan cara penanggulangan pencemaran tanah.

B.DASAR PEMILIHAN OBJEK

Objek yang penulis pilih adalah mengenai pencemaran tanah, karena tanah merupakan salah satu komponen kehidupan yang sangat penting. Semua manusia pasti sangat tergantung akan keberadaan tanah tersebut. Namun, banyak orang yang belum mengetahui bagaimana cara pengolahan tanah yang tepat tanpa banyak menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan.

C.METODE PENGUMPULAN DATA

Dalam penulisan makalah ini, penulis secara umum mendapatkan bahan tulisan dari berbagai referensi, baik dari tinjauan kepustakaan berupa buku – buku atau dari sumber media internet yang terkait dengan pencemaran lingkungan.


D.METODE ANALISIS

Penyusunan makalah ini berdasarkan metode deskriptif analisis, yaitu dengan mengidentifikasi permasalahan berdasarkan fakta dan data yang ada, menganalisis permasalahan berdasarkan pustaka dan data pendukung lainnya, serta mencari alternatif pemecahan masalah.



BAB III
PEMBAHASAN


A.PENCEMARAN LINGKUNGAN

Pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lingkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi.
Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran di sebut polutan.Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat memberikan efek merusak.
Suatu zat dapat disebut polutan apabila :
1. Jumlahnya melebihi jumlah normal.
2. Berada pada waktu yang tidak tepat.
3. Berada di tempat yang tidak tepat.
Sifat polutan adalah :
1. Merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zat lingkungan tidak merusak lagi.
2. Merusak dalam waktu lama.
Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah. Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama, Pb dapat terakumulasi dalam tubuh sampai tingkat yang merusak

B. PENGERTIAN PENCEMARAN TANAH

Polusi ( Pencemaran )  adalah masuknya atau di masukkannya mahluk hidup, zat, energi, dan atau komponen lain ke dalam Lingkungan oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan tidak dapat berfungsi sesuai dengan peruntukkannya.

Pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: Polusi (Pencemaran) tanah biasanya terjadi karena kebocoran limbah cair, bahan kimia industry, atau fasilitas komersial, penggunaan pestisida, zat kimia, atau air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah yang tidak memenuhi syarat/peraturan (illegal dumping).
                Menurut Peraturan Pemerintah RI No. 150 tahun 2000 tentang Pengendalian kerusakan tanah untuk produksi bio massa: “Tanah adalah salah atu komponen lahan berupa lapisan teratas kerak bumi yang terdiri dari bahan mineral dan bahan organik serta mempunyai sifat fisik, kimia, biologi, dan mempunyai kemampuan menunjang kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.”
Tetapi apa yang terjadi, akibat kegiatan manusia, banyak terjadi kerusakan tanah. Di dalam PP No. 150 th. 2000 di sebutkan bahwa “Kerusakan tanah untuk produksi biomassa adalah berubahnya sifat dasar tanah yang melampaui kriteria baku kerusakan tanah”.
Ketika suatu zat berbahaya/beracun telah mencemari permukaan tanah, maka ia dapat menguap, tersapu air hujan dan atau masuk ke dalam tanah. Pencemaran yang masuk ke dalam tanah kemudian terendap sebagai zat kimia beracun di tanah.Zat beracun di tanah tersebut dapat berdampak langsung kepada manusia ketika bersentuhan atau dapat mencemari air tanah dan udara di atasnya.
Tanah yang dimaksud adalah bagian permukaan bumi yang dihuni oleh banyak makhluk hidup terutama manusia, tumbuh-tumbuhan bermacam-macam hewan dan mikroorganisme.Selain itu di dalam tanah ini juga terdapat air dan udara.

Polusi Tanah mempunyai hubungan yang erat dengan pencemaran udara maupun dengan pencemaran air.Bahan Pencemar yang terdapat di udara larut dan terbawa oleh air hujan, jatuh ke tanah sehingga menimbulkan pencemaran tanah.
Demikian pula bahan pencemar dalam air permukaan tanah  (air sungai, air selokan, air danau dan air payau) dapat masuk ke dalam tanah dan dapat menyebabkan Pencemaran Tanah. Dengan demikian maka Lingkungan Hidup yang paling banyak dan mudah tercemar adalah Tanah.

C. SUMBER PENCEMARAN TANAH

Sumber pencemar tanah, karena pencemaran tanah tidak jauh beda atau bisa dikatakan mempunyai hubungan erat dengan pencemaran udara dan pencemaran air, maka sumber pencemar udara dan sumber pencemar air pada umumnya juga merupakan sumber pencemar tanah.
Sebagai contoh gas-gas oksida karbon, oksida nitrogen, oksida belerang yang menjadi bahan pencemar udara yang larut dalam air hujan dan turun ke tanah dapat menyebabkan terjadinya hujan asam sehingga menimbulkan terjadinya pencemaran pada tanah.
Air permukaan tanah yang mengandung bahan pencemar misalnya tercemari zat radioaktif, logam berat dalam limbah industri, sampah rumah tangga, limbah rumah sakit, sisa-sisa pupuk dan pestisida dari daerah pertanian, limbah deterjen, akhirnya juga dapat menyebabkan terjadinya pencemaran pada tanah daerah tempat air permukaan ataupun tanah daerah yang dilalui air permukaan tanah yang tercemar tersebut.
Dari pembahasan tersebut di atas, maka sumber bahan pencemar tanah dapat dikelompokkan juga menjadi sumber pencemar yang berasal dari:
a.    Sampah rumah tangga, sampah pasar dan sampah rumah sakit.
b.    Gunung merapi yang meletus dan asap kendaraan bermotor
c.    Bahan polimer dan bahan yang sukar terurai
d.   Limbah pertanian
e.    Limbah reactor atom/PLTN
f.     Limbah industry

D.KOMPONEN-KOMPONEN BAHAN PENCEMARAN TANAH

Komponen-komponen yang menjadi bahan pencemar diantaranya ialah:

a)   Senyawa organik yang dapat membusuk karena diuraikan oleh mikroorganisme, seperti sisa-sisa makanan, daun, tumbuh-tumbuhan dan  hewan yang mati.

b)   Senyawa organik dan senyawa anorganik yang tidak dapat dimusnahkan/ diuraikan oleh mikroorganisme seperti plastik, serat, keramik, kaleng-kaleng dan bekas bahan bangunan, menyebabkan tanah menjadi kurang subur.

c)   Pencemar Udara berupa gas yang larut dalam air hujan seperti oksida nitrogen (NO dan NO2), oksida belerang (SO2 dan SO3), oksida karbon (CO dan CO2), menghasilkan hujan asam yang akan menyebabkan tanah bersifat asam dan merusak kesuburan tanah/ tanaman.

d)   Pencemar berupa logam-logam berat yang dihasilkan dari limbah industri seperti Hg, Zn, Pb, Cd dapat mencemari tanah.

e)   Zat radioaktif yang dihasilkan dari PLTN, reaktor atom atau dari percobaan lain yang menggunakan atau menghasikan zat radioaktif.


E.PENYEBAB POLUSI TANAH

Tanah adalah bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi.Kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan.Manusia, hewan hidup dari tumbuhan.sebagian besar makanan kita berasal dari permukaan tanah, walaupun memang ada tumbuhan dan hewan yang hidup di laut. Sudah sepatutnya kita menjaga kelestarian tanah sehingga bisa mendukung kehidupan di muka bumi ini.Sebagaimana pencemaran air dan udara, pencemaran tanah pun merupakan akibat kegiatan manusia.
Pencemaran tanah bisa disebabkan limbah domestik, limbah industri, dan limbah pertanian.

1. Limbah domestik
Limbah domestik dapat berasal dari daerah: pemukiman penduduk; perdagang-an/pasar/tempat usaha hotel dan lain-lain; kelembagaan misalnya kantor-kantor pemerintahan dan swasta; dan wisata, dapat berupa limbah padat dan cair.
1.1. Limbah padat berupa senyawa anorganik yang tidak dapat dimusnahkan atau diuraikan oleh mikroorganisme seperti plastik, serat, keramik, kaleng-kaleng dan bekas bahan bangunan, menyebabkan tanah menjadi kurang subur. Bahan pencemar itu akan tetap utuh hingga 300 tahun yang akan datang. Bungkus plastik yang kita buang ke lingkungan akan tetap ada dan mungkin akan ditemukan oleh anak cucu kita setelah ratusan tahun kemudian.
        Sampah anorganik tidak ter-biodegradasi, yang menyebabkan lapisan tanah tidak dapat ditembus oleh akar tanaman dan tidak tembus air sehingga peresapan air dan mineral yang dapat menyuburkan tanah hilang dan jumlah mikroorganisme di dalam tanahpun akan berkurang akibatnya tanaman sulit tumbuh bahkan mati karena tidak memperoleh makanan untuk berkembang.
1.2. Limbah cair berupa; tinja, deterjen, oli, cat, jika meresap kedalam tanah akan merusak
kandungan air tanah bahkan dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah.
            
2. Limbah industri
Limbah Industri berasal dari sisa-sisa produksi industri. .
2.1 Limbah industri berupa limbah padat yang merupakan hasil buangan industri berupa padatan, lumpur, bubur yang berasal dari proses pengolahan. Misalnya sisa pengolahan pabrik gula, pulp, kertas, rayon, plywood, pengawetan buah, ikan daging dll.
2.2 Limbah cair yang merupakan hasil pengolahan dalam suatu proses produksi, misalnya sisa-sisa pengolahan industri pelapisan logam dan industri kimia lainnya. Tembaga, timbal, perak, khrom, arsen dan boron adalah zat-zat yang dihasilkan dari proses industri pelapisan logam seperti Hg, Zn, Pb, Cd dapat mencemari tanah. Merupakan zat yang sangat beracun terhadap mikroorganisme. Jika meresap ke dalam tanah akan mengakibatkan kematian bagi mikroorganisme yang memiliki fungsi sangat penting terhadap kesuburan tanah.
3. Limbah pertanian
Limbah pertanian dapat berupa sisa-sisa pupuk sintetik untuk menyuburkan tanah atau tanaman, misalnya pupuk urea dan pestisida untuk pemberantas hama tanaman. Penggunaan pupuk yang terus menerus dalam pertanian akan merusak struktur tanah, yang menyebabkan kesuburan tanah berkurang dan tidak dapat ditanami jenis tanaman tertentu karena hara tanah semakin berkurang. Dan penggunaan pestisida bukan saja mematikan hama tanaman tetapi juga mikroorga-nisme yang berguna di dalam tanah. Padahal kesuburan tanah tergantung pada jumlah organisme di dalamnya. Selain itu penggunaan pestisida yang terus menerus akan mengakibatkan hama tanaman kebal terhadap pestisida tersebut

E.DAMPAK YANG DITIMBULKAN AKIBAT PENCEMARAN TANAH

Tumpukan sampah yang berasal dari limbah domestik dapat mengganggu atau mencemari yang disebabkan oleh lindi (air sampah), bau dan estetika.Tumpukan tanah menutupi permukaan tanah sehingga tanah tak bisa digunakan lagi untuk dimanfaatkan. Nah, tumpukan ssampah tadi akan menghasilkan gas nitrogen dan asam sulfida, adanya zat mercury, chrom, dan arsen pada tumpukan sampah bisa menimbulkan pencemaran tanah atau gangguan terhadap bio tanah, tumbuhan, merusak struktur tanah dan tekstur tanah. Limbah yang lainnya misalnya oksida logam, baik yang terlarut maupun dapat menjadi racun pada permukaan tanah.
Yang menyebabkan lapisan tanah tidak dapat ditembus oleh akar tanaman dan tidak tembus oleh air adalah sampah anorganik tidak ter-biodegradasi, sehingga peresapan air dan mineral yang dapat menyuburkan tanah hilang dan jumlah mikroorganisme di dalam tanahpun akan berkurang, oleh sebab itu tanaman sulit tumbuh dan bahkan mati karena tidak mendapatkan makanan untuk berkembang. Limbah cair rumah tangga diantaranya ialah tinja, detergen, oli bekas, cat. Peresapannya ke dalam tanah ini kan merusak kandungan air yang ada dalam tanah an zat kimia yang terkandung di dalamnya dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah, ini merupakan salah satu penyebab terjadinya pencemaran tanah.
Padatan lumpur yang berasal dari proses pengolahan adalah limbah padat hasil buangan industri. Adanya reaksi kimia yang menghasilkan gas tertentu yang menyebabkan terjadinya penimbunan limbah padat ini busuk atau berbau karena limbah padat yang telah membusuk ini menguap dan baunya dibawa oleh hembusan angin sehinggamenghasilkan bau yang dapat mengganggu lingkungan di sekitar. Tumpukan limpah dalam jangka waktu lama akan menyebabkan permukaan tanah menjadi rusak dan air yang meresap ke dalam tanah terkontaminasi oleh bakteri dan berakibat menurunnya kualitas air tanah pada musim kemarau karena telah terjadinya pencemaran tanah. Nah, tumpukan yang mengering akan dapat mengundang bahaya akan kebakaran.
Sisa-sisa hasil industri pelapisan logam yang mengandung zat-zat seperti tembaga, timbal, perak, khrom, arsen dan boron adalah limbah cair yang beracun terhadap mikro-organisme yang terdapat dalam tanah. Peresapannya ke dalam tanah akan mengakibatkan kematian bagi mikrio-organisme  dimana  mikro-organisme memiliki fungsi yang sangat penting terhadap kesuburan tanah.
Pupuk yang digunakan terus-menerus akan merusak struktur tanah dan menyebabkan kesuburan tanah berkurang dan tidak dapat ditanami oleh jenis tanaman tertentu karena unsur hara dalam tanah semakin berkurang dan tanpa disadari penggunaan pupuk tersebut akan mengakibatkan pencemaran tanah. Peptisida yang digunakan bukan saja dapat memusnahkan atau mematikan hama yang ada pada tanaman tetapi juga mikroorganisme yang berguna bagi tanah juga ikut mati. Padahal kesuburan tanah itu tergantung pada banyaknya atau jumlahnya  organisme dalam tanah. Selain pencemaran tanah tersebut penggunaan peptisida terus-menerus akan mengakibatkan hama pada tanaman kebal terhadap peptisida tersebut. Ada juga dua dampak pencemaran tanah yakni:
a)   Dampak pada kesehatan
Dampak pencemaran tanah terhadap kesehatan tergantung, jalur masuk ke dalam tubuh dan kerentanan populasi yang terkena.
·         Kromium, berbagai macam peptisida dan herbisida merupakan bahan karsinogenik untuk semua populasi.
·         Timbal sangat berbahaya pada anak-anak, karena dapat menyebabkan kerusakan pada otak serta ginjal. Paparan kronis (terus menerus) terhadap benzena pada konsentrasi tertentu dapat meningkatkan kemungkinan terkena leukimia.
·         Merkuri dan siklodiena dikenal dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan mungkin tidak bisa diobati, PCB dan siklodiena terkait pada keracunan hati, Organofosfat dan karmabat menyebabkan gangguan pada saraf otot. Ada beberapa macam dampak pada kesehatan seperti sakit kepala, pusing, letih, iritasi mata dan ruam kulit untuk paparan bahan kimia. Sehingga pada dosis yang besar, pencemaran tanah ini apat menyebabkan kematian.
b)   Dampak Pada Lingkungan Atau Ekosistem
Dampak pada pertanian terutama perubahan metabolisme tanaman yang pada akhirnya dapat menyebabkan penurunan hasil pertanian.Hal ini dapat menyebabkan dampak lanjutan pada konservasi tanaman di mana tanaman tidak mampu menahan lapisan tanah dari erosi. Beberapa bahan pencemar ini memiliki waktu paruh yang panjang dan pada kasus lain bahan-bahan kimia derivatif akan terbentuk dari bahan pencemar tanah utama.
Pencemaran tanah juga dapat memberikan dampak terhadap ekosistem.Perubahan kimiawi tanah yang radikal dapat timbul dari adanya bahan kimia beracun/berbahaya bahkan pada dosis yang rendah sekalipun.Perubahan ini dapat menyebabkan perubahan metabolisme dari mikroorganisme endemik dan antropoda yang hidup di lingkungan tanah tersebut. Akibatnya bahkan dapat memusnahkan beberapa spesies primer dari rantai makanan, yang dapat memberi akibat yang besar terhadap predator atau tingkatan lain dari rantai makanan tersebut.

Secara spesifik,dampak-dampak polusi tanah pada lingkungan adalah sebagai berikut:
                              1.    Timbunan sampah yang berasal dari limbah domestik dapat mengganggu/ mencemari karena: lindi (air sampah), bau dan estetika. Timbunan sampah juga menutupi permukaan tanah sehingga tanah tidak bisa dimanfaatkan, hal ini mengakibatkan gangguan pada lingkungan sekitar seperti timbulnya bau busuk dan dapat membuat beberapa tumbuhan di sekitarnya mati akibat dari pencemaran tersebut.

                              2.    Timbunan sampah bisa menghasilkan gas nitrogen dan asam sulfida, adanya zat mercury, chrom dan arsen pada timbunan sampah bisa timbulkan pencemaran tanah / gangguan terhadap bio tanah, tumbuhan, merusak struktur permukaan dan tekstur tanah. Limbah lainnya adalah oksida logam, baik yang terlarut maupun tidak menjadi racun di permukaan tanah.

                              3.    Yang menyebabkan lapisan tanah tidak dapat ditembus oleh akar tanaman dan tidak tembus air adalah Sampah anorganik tidak ter-biodegradasi, sehingga peresapan air dan mineral yang dapat menyuburkan tanah hilang dan jumlah mikroorganisme di dalam tanahpun akan berkurang, oleh sebab itu tanaman sulit tumbuh dan bahkan mati sebab tidak mendapatkan makanan untuk berkembang.

                              4.    Tinja, deterjen, oli bekas, cat, adalah limbah cair rumah tangga; peresapannya kedalam tanah akan merusak kandungan air tanah dan zat kimia yang terkandung di dalamnya dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah, inilah salah satunya yang disebutkan sebagai pencemaran tanah.

                              5.    Padatan, lumpur, bubur yang berasal dari proses pengolahan adalah limbah padat hasil buangan industri. Adanya reaksi kimia yang menghasilkan gas tertentu menyebabkan penimbunan limbah padat ini busuk yang selain menyebabkan pencemaran tanah juga menimbulkan bau di sekitarnya karena.

                              6.    Tertimbunnya limbah ini dalam jangka waktu lama menyebabkan permukaan tanah menjadi rusak dan air yang meresap ke dalam tanah terkontaminasi bakteri tertentu dan berakibat turunnya kualitas air tanah pada musim kemarau oleh karena telah terjadinya pencemaran tanah. Timbunan yang mengering akan dapat mengundang bahaya kebakaran.

                              7.    Sisa hasil industri pelapisan logam yang mengandung zat-zat seperti tembaga, timbal, perak, khrom, arsen dan boron adalah limbah cair yang sangat beracun terhadap mikroorganisme. Peresapannya ke dalam tanah akan mengakibatkan kematian bagi mikroorganisme yang memiliki fungsi sangat penting terhadap kesuburan tanah dan dalam hal ini pun menyebabkan pencemaran tanah.

                              8.    Pupuk yang digunakan secara terus menerus dalam pertanian akan merusak struktur tanah, yang menyebabkan kesuburan tanah berkurang dan tidak dapat ditanami jenis tanaman tertentu karena hara tanah semakin berkurang. Dalam kondisi ini tanpa disadari justru pupuk juga mengakibatkan pencemaran tanah.

                              9.    Pestisida yang digunakan bukan saja mematikan hama tanaman tetapi juga mikroorga-nisme yang berguna di dalam tanah. Padahal kesuburan tanah tergantung pada jumlah organisme di dalamnya. Selain pencemaran tanah penggunaan pestisida yang terus menerus akan mengakibatkan hama tanaman kebal terhadap pestisida tersebut.

A.      PENANGANAN PENCEMARAN TANAH

Ada 2 cara untuk penanganan pencemaran tanah:
1. Remidiasi
Remediasi adalah kegiatan untuk membersihkan permukaan tanah yang tercemar.Ada dua jenis remediasi tanah, yaitu in-situ (atau on-site) dan ex-situ (atau off-site).Pembersihan on-site adalah pembersihan di lokasi.Pembersihan ini lebih murah dan lebih mudah, terdiri dari pembersihan, venting (injeksi), dan bioremediasi.
Pembersihan off-site meliputi penggalian tanah yang tercemar dan kemudian dibawa ke daerah yang aman.Setelah itu di daerah aman, tanah tersebut dibersihkan dari zat pencemar.Caranya yaitu, tanah tersebut disimpan di bak/tanki yang kedap, kemudian zat pembersih dipompakan ke bak/tangki tersebut.Selanjutnya zat pencemar dipompakan keluar dari bak yang kemudian diolah dengan instalasi pengolah air limbah.Pembersihan off-site ini jauh lebih mahal dan rumit.

2. Bioremediasi
Bioremediasi adalah proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri). Bioremediasi bertujuan untuk memecah atau mendegradasi zat pencemar menjadi bahan yang kurang beracun atau tidak beracun (karbon dioksida dan air).

G. PENCEGAHAN PENCEMARAN TANAH

                Pada dasarnya kita semua sependapat bahwa tindakan pencegahan lebih baik dan lebih diutamakan dilakukan sebelum pencemaran terjadi, apabila pencemaran sudah terjadi baik secara alami maupun akibat aktivisas manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, baru kita lakukan tindakan penanggulangan.

Tindakan pencegahan dan tindakan penanggulangan terhadap terjadinya pencemaran dapat dilakukan dengan berbagai cara sesuai dengan macam bahan pencemar yang perlu ditanggulangi.
Pada umumnya langkah pencegahan adalah berusaha untuk tidak menyebabkan terjadinya pencemaran, misalnyamengurangi terjadinya bahan pencemar, langkah pencegahan itu antara lain:

1) Sampah organik yang dapat membusuk/diuraikan oleh mikroorganisme antara lain dapat dilakukan dengan mengukur sampah-sampah dalam tanah secara tertutup dan terbuka, kemudian dapat diolah sebagai kompos/pupuk.
2) Sampah senyawa organik atau senyawa anorganik yang tidak dapat dimusnahkan oleh mikroorganisme dapat dilakukan dengan cara membakar sampah-sampah yang dapat terbakar seperti plastik dan serat baik secara individual maupun dikumpulkan pada suatu tempat yang jauh dari pemukiman, sehingga tidak mencemari udara daerah pemukiman. Sampah yang tidak dapat dibakar dapat digiling/dipotong-potong menjadi partikel-partikel kecil, kemudian dikubur.
3) Pengolahan terhadap limbah industri yang mengandung logam berat yang akan mencemari tanah, sebelum dibuang ke sungai atau ke tempat pembuangan agar dilakukan proses pemurnian.
4) Penggunaan pupuk, pestisida tidak digunakan secara sembarangan namun sesuai dengan aturan dan tidak sampai berlebihan.
5)Usahakan membuang dan memakai detergen berupa senyawa organik yang dapat dimusnahkan/diuraikan oleh mikroorganisme.
6)  Sampah zat radioaktif sebelum dibuang, disimpan dahulu pada sumur­sumur atau tangki dalam jangka waktu yang cukup lama sampai tidak berbahaya, baru dibuang ke tempat yang jauh dari pemukiman, misal pulau karang, yang tidak berpenghuni atau ke dasar lautan yang sangat dalam.

H. PENANGGULANGAN KOMPONEN BAHAN PENCEMARAN TANAH

Apabila pencemaran telah terjadi, maka perlu dilakukan penanggulangan terhadap pencemara tersebut.Tindakan penanggulangan pada prinsipnya mengurangi bahan pencemar tanah atau mengolah bahan pencemar atau mendaur ulang menjadi bahan yang bermanfaat.Tanah dapat berfungsi sebagaimana mestinya, tanah subur adalah tanah yang dapat ditanami dan terdapat mikroorganisme yang bermanfaat serta tidak punahnya hewan tanah. Langkah tindakan penanggulangan yang dapat dilakukan antara lain dengan cara:

1) Sampah-sampah organik yang tidak dapat dimusnahkan (berada dalam jumlah cukup banyak) dan mengganggu kesejahteraan hidup serta mencemari tanah, agar diolah atau dilakukan daur ulang menjadi barang­barang lain yang bermanfaat, misal dijadikan mainan anak-anak, dijadikan bahan bangunan, plastik dan serat dijadikan kesed atau kertas karton didaur ulang menjadi tissu, kaca-kaca di daur ulang menjadi vas kembang, plastik di daur ulang menjadi ember dan masih banyak lagi cara-cara pendaur ulang sampah.
2) Bekas bahan bangunan (seperti  keramik, batu-batu, pasir, kerikil, batu bata, berangkal) yang dapat menyebabkan tanah menjadi tidak/kurang subur, dikubur dalam sumur secara berlapis-lapis yang dapat berfungsi sebagai resapan dan penyaringan air, sehingga tidak menyebabkan banjir, melainkan tetap berada di tempat sekitar rumah dan tersaring. Resapan air tersebut bahkan bisa masuk ke dalam sumur dan dapat digunakan kembali sebagai air bersih.
3) Hujan asam yang menyebabkan pH tanah menjadi tidak sesuai lagi untuk tanaman, maka tanah perlu ditambah dengan kapur agar pH asam berkurang.
4) Sedangkan sampah anorganik yang tidak dapat diurai oleh mikroorganisme. Cara penanganan yang terbaik dengan mendaur ulang sampah-sampah menjadi barang-barang yang mungkin bisa dipakai atau juga bisa dijadikan hiasan dinding. Limbah industri, cara penanggulangannya yaitu dengan cara mengolah limbah tersebut sebelum dibuang kesungai atau kelaut. Limbah pertanian, yaitu dengan cara mengurangi penggunaan pupuk sintetik dan berbagai bahan kimia untuk pemberantasan hama seperti pestisida diganti dengan penggunaan pupuk kompos.

Dengan melakukan tindakan pencegahan dan penanggulangan terhadap terjadinya pencemaran lingkungan hidup (pencemaran udara, pencemaran air dan pencemaran tanah) berarti kita melakukan pengawasan, pengendalian, pemulihan, pelestarian dan pengembangan terhadap pemanfaatan lingkungan) udara, air dan tanah) yang telah disediakan dan diatur oleh Allah sang pencipta, dengan demikian berarti kita mensyukuri anugerah-Nya.

I.TANAH TERCEMAR DAN TIDAK TERCEMAR

A.Tanah tercemar
Tanah indonesia terkenal dengan kesuburanya. Hingga dalam sejarah Indonesia pernah tercetat.Kesuburan itu telah mengundang para penjajah asing untuk mengeksploitasinya. Fenomena sekarang lain lagi. Sebagian tanah Indonesia tercemar oleh polusi yang diakibatkan oleh kelainan masyarakat.Pencemaran ini menjadikan tanah rusak dan hilang kesuburanya, mengandung zat asam tinggi.Berbau busuk, kering, mengandung logam berat, dan sebagainya. Kalau sudah begitu maka tanah akan sulit untuk dimanfaatkan.
Dari pernyataan diatas, bisa ditarik kesimpulan bahwa ciri-ciri tanah tercemar adalah :
1. Tanah tidak subur
2. pH dibawah 6 (tanah asam) atau pH diatas 8 (tanah basa)
3. Berbau busuk
4. Kering
5. Mengandung logam berat
6. Mengandung sampah anorganik

B.Tanah tidak tercemar
Tanah yang tidak tercemar adalah tnah yang masih memenuhi unsur dasarnya sebagai tanah.Ia tidak mengandung zat-zat yang merusak keharaanya. Tanah tidak tercemar bersifat subur, tidak berbau busuk, tingkat keasaman normal.Yang paling utama adalah tidak mengandung logam berat.Tanah yang tidak tercemar besar potensinya untuk alat kemaslahatan umat manusia.Pertanian dengan tanah yang baik bisa mendatangkan keuntungan berlipat ganda.
Dari pernyataan diatas, bisa ditarik kesimpulan bahwa ciri-ciri tanah tercemar adalah :
1. Tanahnya subur
2. Trayek pH minimal 6, maksimal 8
3. Tidak berbau busuk
4. Tidak kering, memiliki tingkat kegemburan yang normal
5. Tidak Mengandung logam berat
6. Tidak mengandung sampah anorganik



BAB IV
PENUTUP

A.Kesimpulan
Pencemaran tanah adalah keadaan di mana bahan kimia buatan manusia masuk dan merubah lingkungan tanah alami. Pencemaran ini biasanya terjadi karena: kebocoran limbah cair atau bahan kimia industri atau fasilitas komersial; penggunaan pestisida; masuknya air permukaan tanah tercemar ke dalam lapisan sub-permukaan; kecelakaan kendaraan pengangkut minyak, zat kimia, atau limbah; air limbah dari tempat penimbunan sampah serta limbah industri yang langsung dibuang ke tanah secara tidak memenuhi syarat (illegal dumping).
Ada beberapa cara untuk mengurangi dampak dari pencemaran tanah, diantaranya dengan remediasi dan bioremidiasi. Remediasi yaitu dengan cara membersihkan permukaan tanah yang tercemar. Sedangkan Bioremediasi dengan cara proses pembersihan pencemaran tanah dengan menggunakan mikroorganisme (jamur, bakteri).

B. Saran
Untuk lebih memahami semua tentang pencemaran tanah, disarankan para pembaca mencari referensi lain yang berkaitan dengan materi pada makalah ini. Selain itu, diharapkan para pembaca setelah membaca makalah ini mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari – hari dalam menjaga kelestarian tanah beserta penyusun yang ada di dalamnya sehigga dapat ikut serta menjaga kelestarian bumi ini.




DAFTAR PUSTAKA

Wikipedia.2007. Pencemaran Tanah (On-line).http://id.wikipedia.org/wiki/pencemaran_tanah.


LEGENDA TERBENTUKNYA KABUPATEN JEMBER
BABAK 1
Di zaman dahulu terdapat sebuah kerajaan di pesisir pantai.Kerajaan tersebut bernama kerajaan Nusa Barong yang dipimpin oleh seorang raja,yakni Raja Adipati Suryadiningrat .Beliau  terkenal arif dan adil dalam mengatur rakyatnya sehingga para penduduk kerajan tersebut aman,tenteram dan dipenuhi hasil laut yang melimpah.Raja tersebut memiliki Putri cantik nan jelita bernama Putri Jembarsari.Sebagai satu-satunya putri pewaris tahta kerajaan,raja Adipati Suryadiningrat begitu menyayangi Putri Jembarsari.Sama seperti ayahnya,Putri Jembarsari sangatlah baik hati dan bijaksana sehingga mereka berdua disegani oleh rakyat.
Berita tentang adanya kerajaan yang kaya itupun didengar oleh sekelompok bangsa Eropa yang tengah singgah di pesisir pantai kerajaan.Suatu malam para pelaut Eropa yang dipimpin oleh W.M.George itupun menghampiri raja Adipati Suryadiningrat yang bertahta di kerajaan Nusa Barong dengan niat untuk mengambil harta benda mereka.
(Istana tampak megah,dengan seorang raja tengah duduk di singgahsana.Sementara itu,terdengar suara keributan langkah kaki dari luar istana)
W.M.George     :”Serahkan seluruh kekayaan kerajaan ini,atau kau akan mati !”(sambil berlari menodongkan senjata)
Raja                 :”Tidak akan pernah! (berdiri dari singgahsana) Langkahi dulu mayatku.”
Setelah mendengar suara keributan,Putri Jembarsaripun keluar dari kamarnya.
Putri Jembarsari:”Apa yang terjadi ayahanda?”
Raja                 :”Putri,pergilah!bahaya!!”
W.M.George   :”Oooohh….jadi ini Putrimu?cantik juga rupanya.Putri cantik,kemarilah!”
Raja                             :”Pergi Jembarsari,ini perintah! “(lalu Putri Jembarsari pergi tergesa-gesa dengan dikawal beberapa prajurit kerajaan).
W.M.George   :”Semuanya,,,serang!!!”(berlari sambil mengangkat pedang).
Seketika,pertempuran antara pelaut Eropa dengan prajurit kerajaanpun terjadi di istana.Pertempuran sengit itu dimenangkan oleh prajurit kerajaan,walaupun banyak dari mereka yang meninggal dan terluka parah.
Setelah situasi dirasa aman,Putri Jembarsari kembali ke istana.
Raja                 :”Anakku…Putri Jembarsari..kemarilah” (sambil merintih menahan sakit).
Putri Jembarsari:(berlari kebingungan) “Ada apa ayahanda?”
Raja                   :”Pergilah nak,pergi bersama Patih Reksanegara.Dia akan membawamu ke tempat yang aman.”
Putri Jembarsari:(meneteskan air mata) “Tapi siapa yang akan menemani ayahanda?”
Raja                 :”Sudahlah!! Turuti permintaan ayah.(menoleh) Patih,bawa Putriku pergi.”
Putri Jembarsari:”Ayahanda….”(keluar istana sambil terus menatap raja Adipati Suryadiningrat).
Dengan berat hati,Putri Jembarsari dan Patih Reksanegara pergi meninggalkan Raja Adipati Suryadiningrat.Karena merasa kalah dalam pertempuran,para pelaut Eropa tidak tinggal diam.Mereka merencanakan sesuatu yang besar.
BABAK 2
Tak berselang lama,pasukan Eropa datang menyerbu dengan jumlah dan peralatan yang lebih lengkap.Para prajurit kerajaan berhasil dikalahkan dan rajapun meninggal dunia.Di tempat lain,Putri Jembarsari bersama Patih Reksanegara bersembunyi ke daerah yang jauh hingga tiba di suatu perkampungan yang bernama Gaga Baneng.
(Di sebuah perkampungan,Putri Jembarsari tengah berbicara bersama Patih Reksanegara)
Putri Jembarsari    :”Patih,tahukah kau bagaimana dengan keadaan ayahanda sekarang?”(Putri Jembarsari terlihat sangat khawatir)
Patih Reksanegara:”Mohon tuan Putri tenang dulu.”
Putri Jembarsari   :”Ada apa dengan ayahanda??katakan!”
Patih Reksanegara:”Emmm..Raja telah gugur Putri.Dan sekarang tahta kerajaan direbut oleh W.M George,ketua dari kelompok perompak yang menyerang kita semalam.”
Putri Jembarsari    :”Benarkah yang kau katakana itu Patih?Akan aku balas mereka.”(berlari ke arah kerajaan Nusa Barong)
Patih Reksanegara :”Tunggu Putri! “(mengejar Putri Jembarsari)
Putri Jembarsari    :”Jangan halangi aku!”(dengan nada marah)
Patih Reksanegara:”Hamba tahu Putri sangat marah sekarang,akan tetapi mereka amat banyak dan kuat.Sedangkan kita hanya berdua.Alangkah baiknya kita menyerang saat mereka lengah “
(akhirnya Putri Jembarsaripun berhenti dan menenangkan diri).
Patih Reksanegara:”Lebih baik kita bersembunyi di kampung ini dulu Putri.Saya dengar di kampung ini terdapat seorang yang sakti dan mahir beladiri.Kita bisa menyusun siasat sambil memulihkan tenaga untuk sementara.”
Putri Jembarsari  :”Baiklah Patih.”
Setelah itu,Putri Jembarsari dan Patih Reksanegara bergegas menuju rumah kediaman Ki Sonopati,salah seorang penduduk kampung yang terkenal memiliki keahlian beladiri yang tinggi.
BABAK 3
Patih Reksanegara:”Tokk..Tok..Tok..”(mengetuk pintu)
Ki Sonopati           :”(membuka pintu) “Iya,silahkan masuk.”
Ki Sonopati            :(duduk)”Silahkan duduk.Ada keperluan apa ya?(melihat pakaian yang Putri dan Patih kenakan) sepertinya kalian berdua berasal dari istana kerajaan.”
Putri Jembarsari    :”Begini Ki,Saya ini Putri Jembarsari.Saya adalah pewaris tahta kerajaan Nusa Barong yang letaknya berada agak jauh dari sini,dan pemuda disamping saya ini adalah Patih Kerajaan.”
(Ki Sonopati hanya mengangguk-angguk mengelus jenggotnya yang panjang)
Putri Jembarsari     :”Kerajaan kami baru saja diserang perompak dari Eropa dan kami berdua melarikan diri ke kampung ini untuk bersembunyi.Oleh karena itu,kami berdua ingin berguru pada ki sanak untuk mengasah ilmu beladiri agar kami bisa merebut kembali singgahsana kerajaan dari orang-orang Eropa itu.”
Ki Sonopati            :”Baiklah,akan aku terima kalian menjadi muridku.Tapi dengan syarat kalian berdua harus mengikuti apa yang aku perintahkan.Mengerti?”
Putri Jembarsari     :”Mengerti Ki “(mengangguk meyakinkan Ki Sonopati)
Patih Reksanegara :”Mengerti Ki”
Seusai dari rumah Ki Sonopati,merekapun beristirahat menginap di rumah-rumah penduduk.Hari-hari berikutnya,Putri Jembarsari belajar ilmu beladiri bersama Patih Reksanegara.Oleh Ki Sonopati,Putri Jembarsari tidak hanya diajarkan ilmu bela diri namun juga beliau menyuruh Putri Jembarsari agar membuka hutan dan rawa di sekitar perkampungan sehingga tidak ada hewan liar yang masuk,selain itu juga belajar tentang masalah pertanian,dan lain-lain sebagai bekal ilmu untuk memimpin sebuah kerajaan.Atas jasa-jasanya itu,penduduk kampung mengangkat Putri Jembarsari menjadi Ratu seiring dengan maju dan pesatnya perkampungan tersebut menjadi sebuah kerajaan kecil yang makmur bernama kerajaan Gaga Baneng.
BABAK 4
Sementara itu,kerajaan Nusa Barong yang semula aman dan tentram semenjak kedatangan perompak Eropa berubah menjadi kacau balau akibat dari perebutan tahta kerajaan oleh para perompak.Mereka juga tidak bisa mengayomi rakyat sehingga timbul banyak pemberontakan,perpecahan dan perselisihan baik di lingkungan rakyat maupun di istana kerajaan.
(Suasana tampak ramai,para penduduk terlihat sedang berkumpul diluar istana.Sementara itu terdapat beberapa prajurit pengawal yang berjaga di depan pintu istana.Terlihat dua orang penduduk tengah berbisik)
Penduduk 1  :”Mau apa lagi dia?pasti ingin menyengsarakan kita lagi.”(dengan nada pelan)
Penduduk 2  :”Iya,sepertinya begitu.Peraturan yang dia buat selalu menyusahkan kita.”
W.M.George:”Rakyatku,aku perintahkan kalian agar membayar iuran kas kerajaan kepadaku tiga hari sekali dengan harga yang aku tentukan.Barangsiapa menolak maka akan aku penggal kepalanya.Dan berita pengumunan yang terpenting adalah kalian harus menyerahkan semua anak laki-laki kalian yang akan aku jadikan pengawal kerajaan dan anak perempuan menjadi pelayan istana.”
Penduduk 2  :(melangkah maju)”Tapi tuan,anak-anak kami masih kecil.Mereka masih belum sanggup dijadikan pengawal dan pelayan istana.”
Penduduk 1 :”Dan juga,sekarang sedang musim ombak pasang,Kami tidak bisa melaut.Lantas,uang dari mana yang bisa kami gunakan untuk membayar kas kerajaan,tuan?”
W.M.George:”Diam!! Aku tidak suka jika ada yang membangkang terhadap aturanku (nada marah).Pengawal,hukum mereka!”
Penduduk 2  :” (meronta) Kejam sekali kau.Kembali ke asalmu! Kau tidak lebih dari perompak yang tidak tahu diri.”
Penduduk 1  :”Betul,kami lebih senang dipimpin oleh Raja Adipati Suryadiningrat yang telah kau bunuh.”
Mendengar perkataan dua orang penduduk tadi,orang-orang disekitarnyapun saling bergumam.
W.M.George:”Pengawal, jangan lupa untuk memenggal kepala dua orang ini.Buat mulut mereka diam.Dengar semuanya!(bersuara lantang) Ini pelajaran untuk kalian semua.Barang siapa yang membangkang padaku sedikitpun aku tidak akan segan melakukan sesuatu yang pasti tidak kalian inginkan.”
Begitulah cara para perompak itu dalam mengurusi kerajaan.Tak heran jika mereka memiliki banyak masalah kerajaan.Selain pemberontakan rakyat,perompak-perompak itu mulai terpecah belah karena saling memperebutkan harta kekayan satu sama lain.
BABAK 5
Di tempat lain,Putri Jembarsari yang kini telah menjadi Ratu Jembarsari di kerajan Gaga Baneng teringat dengan kerajaan ayahnya yang dahulu telah direbut oleh perompak Eropa.
(Ratu Jembarsari tengah berdiri dengan ditemani Patih Reksanegara menghadap ke arah senja sore)
Ratu Jembarsari    :”Aku rasa,sekarang saatnya kita merebut kerajaan kita yang dulu Patih.”
Patih Reksanegara:”Benar Ratu.”
Ratu Jembarsari    :”Kalau begitu,kita harus bersiap-siap.Kumpulkan seluruh prajurit di kerajaan ini,kita akan menyerang para perompak itu besok.”(dengan nada tegas)
Keesokan harinya,Ratu Jembarsaripun berangkat menuju pesisir pantai untuk menyerang kerajaan yang telah direbut oleh para perompak.Dengan membawa persenjataan yang lengkap,Ratu Jembarsari dan para prajurit kerajaan Gaga Baneng meuju kerajaan Nusa Barong.Setibanya disana,Ratu Jembarsari bertemu dengan para perompak yang kejam.
W.M.George         :(duduk di singgahsana) “Ooohh…. Ada tamu tak diundang rupanya datang kemari.Ada apa gerangan yang membawamu kemari Putri?Oh,maaf mantan tuan Putri.”(mengejek)
Ratu Jembarsari   :(mengayunkan senjata) “Aku akan merebut kembali kerajaan ini”
W.M.George        :”Hahahaha…. Lucu sekali.Ada wanita cantik yang ingin membunuhku?”
Ratu Jembarsari   : (berlari kearah W.M George) “Tutup mulutmu!”
W.M.George        :”Pengawal,,, seraaang!!!”
Akhirnya pertempuran besarpun terjadi.Pasukan perompak yang tengah lengah berhasil dikalahkan oleh Ratu Jembarsari dan para prajuritnya.Penduduk kerajaan Nusa Barong yang melihat pertempuran itu berkumpul didepan istana untuk menyambut pemimpin mereka yang baru yakni Ratu Jembarsari
Beberapa saat kemudian setelah mengalahkan para perompak ,Ratu Jembarsari mendatangi rakyat kerajaan Nusa Barong untuk mendeklarasikan kemenangan yang baru diraih oleh kerajaan Nusa Barong.
(Didepan istana,ratu Jembarsari berdiri di depan kumpulan penduduk yang tampak senang)
Ratu Jembarsari:”Rakyatku sekalian!setelah sekian lama kita dijajah dan disengsarakan oleh mereka,hari ini aku nyatakan kita bebas dan merdeka.” (dengan suara lantang)
Rakyatpun bersorak kegirangan mendengar berita tersebut
Penduduk 1       :”Terima kasih Ratu Jembarsari.Akhinya kami tak lagi menderita oleh mereka.Sekali lagi terima kasih.”
Penduduk 2       :”Benar Ratu,kami sangat bahagia sekali.Kami juga ingin meminta maaf karena tidak bisa melakukan apa-apa atas meninggalnya baginda raja.” (duduk berlutut)
Ratu Jembarsari:(menarik tubuh seorang penduduk yang berlutut) “Tak apa.Ini memang sudah tugasku sebagai pewaris tahta kerajaan untuk melawan mereka.Sekarang pulanglah,kalian sudah aman.”
Penduduk 1     : (mengangguk) “Baik Ratu”
Penduduk 2     :”Kami mohon pamit” (kemudian mereka pergi dengan wajah gembira)
Hari-hari setelahnya,lambat laun Kerajaan Nusa Barong mulai berubah.Ratu Jembarsari dan para penduduk bersama-sama membenahi dan menata kembali kerajaan seperti sedia kala.
BABAK 6
Beberapa bulan kemudian,rakyatpun sibuk membenahi kehidupan mereka.Mereka bekerja dan bergotong royong satu sama lain.Suatu saat,Ratu Jembarsari merasa ingin bertemu dengan Ki Sonopati,guru bela diri yang telah berjasa mengajarinya.Ratu Jembarsari sangat ingin berkunjung ke kerajaan dimana ia dulu pernah tinggal.
(Ratu Jembarsari sedang berdiri di istana ditemani Patih Reksanegara.Mereka sedang berbicara)
Patih Reksanegara :”Ratu,alangkah baiknya jika kunjungan ini ditunda dulu.” (cemas)
Ratu Jembarsari     :”Tidak Patih (memegang pundak Patih Reksanegara).Aku bukan hanya Ratu di kerajaan ini,tapi juga di tempat lain.”
Patih Reksanegara :”Tapi firasatku buruk tentang ini Ratu.Lagipula para penduduk kerajaan ini sedang berbenah diri.Mereka sedang membutuhkan pemimpin.”
Ratu Jembarsari    :”Tepat sekali,kaulah orangnya selama aku pergi.”
Patih Reksanegara:”Tapi bisakah aku…”
Ratu Jembarsari    :(berjalan pergi) “Untuk itulah kau menjadi patih di kerajaan Nusa Barong ini.”
Patih Reksanegara:(berlari mengejar) “Bagaiman dengan keselamatan Ratu?”
Ratu Jembarsari    :”Tenang saja,ada beberapa prajurit yang akan mengawal keberangkatanku.”
Akhirnya,Ratu Jembarsaripun berangkat menuju kerajaannya dulu.Beberapa jam kemudian,dua orang penduduk berlari kedalam istana dengan terburu-buru.
Penduduk 1           :(berlari masuk) “Patih …. Patih Reksanegara….”
Patih Reksanegara:”Ada apa dengan kalian?”
Penduduk 2          :”Ada kabar buruk Patih “(sembari mengatur nafas yang terengah-engah)
Patih Reksanegara:”Kabar buruk apa?”
Penduduk 1          :”W.M George kabur dari ruang tahanan”
Penduduk 2           :”Parahnya lagi,dia membawa senjata yang ia rebut dari para penjaga,Patih”
Patih Reksanegara:”Apa?kenapa bisa demikian?”
Penduduk 1           :”Hamba tidak tahu Patih,penjaga nampak tak sadarkan diri dan pintu penjara terbuka.”
Penduduk 2           :”Dan sepertinya W.M.George pergi mengejar Ratu Jembarsari“ (menunjuk ke arah utara)
Patih Reksanegara:”Gawat… (membentak) Kerahkan seluruh pasukan.Kita selamatkan Ratu Jembarsari.”
Lalu, Patih Reksanegara bergegas keluar istana bersama para prajurit dengan membawa peralatan senjata
BABAK 7
Di sepanjang perjalanan,Patih Reksanegara bersama para prajurit menyusuri jalan yang dilalui Ratu Jembarsari.Hingga mereka tiba di kerajaan Gaga Baneng,kerajaan yang Ratu Jembarsari tuju.Seketika Patih Reksanegara menghampiri ki Sonopati untuk menanyakan tentang Ratu Jembarsari.
(Ki Sonopati terlihat sedang berdiri dengan wajah duka,kemudian Patih Reksanegara dan beberapa prajurit menghampirinya)
Patih Reksanegara:”Ki Sonopati,apakah ki sanak melihat keberadaan Ratu Jembarsari?Kami mengkhawatirkan keselamatannya.”
Ki Sonopati             :(setengah menunduk) “Aku telah mengetahui semuanya”
Patih Reksanegara   :”Maksud Ki Sonopati?”
Ki Sonopati              :”Ratu Jembarsari telah meninggal akibat ulah  George.Walaupun aku bisa mengalahkan perompak itu,namun nyawa Ratu Jembarsari tak tertolong.”
Setelah mendengar cerita tersebut,Patih bersama para prajurit dari kerajaan Nusa Barong kembali ke kerajaan mereka dengan membawa berita sedih.Selama beberapa bulan kedua kerajaan berkabung untuk mengenang Ratu Jembarsari.
BABAK 8
Setelah berbulan-bulan sepeninggal Ratu Jembarsari,Kedua kerajaan semakin berhubungan baik.Hingga suatu hari,Patih Reksanegara mengadakan pertemuan dengan Ki Sonopati yang waktu itu menjadi pemimpin sementara kerajaan Gaga Baneng.Bersama beberapa rakyat dan prajuritnya,Patih Reksanegara pergi ke kerajaan Gaga Baneng.
(Di rumah Ki Sonopati,beberapa orang tengah duduk dan berbincang serius)
Patih Reksanegara :”Berbulan-bulan sudah berlalu,semenjak meninggalnya Ratu Jembarsari.Kerajaaan kita harus berbenah,Ki.”
Ki Sonopati           :”Saya juga berpikir begitu,jika dibiarkan kedua kerajaan akan hancur karena tidak memiliki pemimpin yang tetap.”
Patih Reksanegara:”Benar,tapi siapa yang akan menggantikan Ratu Jembarsari?”
Ki Sonopati           :”Tentu saja kau,Patih (menunjuk Patih Reksanegara) Siapa lagi?”
Patih Reksanegara :”Lalu kerajaan ini.. (berhenti untuk berpikir) Maukah Ki Sonopati memimpin kerajaan Gaga Baneng ini?”
Ki Sonopati            :(menghela nafas sambil tersenyum) “Itu mustahil Patih.Menjadi pemimpin sementara saja aku sudah kelelahan.Aku sudah terlalu renta untuk memimpin kerajaan.Kaulah orang yang tepat.”
Patih Reksanegara :”Apa?aku tidak bisa memimpin dua kerajaan sekaligus,Ki”
Ki Sonopati              :”Tentu saja bisa.Kita bisa menggabungkan kerajaan Nusa Barong dengan kerajaan Gaga Baneng.Dulu sebelum Ratu Jembarsari merebut kembali tahta kerajaan Nusa Barong,beliau pernah bicara padakau bahwa dia ingin sekali menyatukan kerajaan Nusa Barong dengan kerajaan Gaga Baneng.Sekaranglah saatnya kau mewujudkan impian itu.Bagaimana para penduduk,setuju?”
Penduduk             :”Setuju….”
Patih Reksanegara:”Tapi sebelumnya kita harus mencari nama untuk kerajaan ini,kira-kira akan kita beri nama apa?”
Ki Sonopati          :”Karena mulanya kerajan Gaga Baneng ini merupakan sebuah perkampungan yang dikelilingi rimba dan rawa-rawa basah yang dibuka oleh Ratu Jembarsari,bagaimana jika kita beri nama Jembrek (becek)”
Penduduk 2           :”Alangkah baiknya jika kita mengenang Ratu Jembarsari dengan memberi nama kerajaan ini Jembar
Penduduk 1           :” (Mengacungkan tangan) Ya,setuju.Lagi pula tempat ini jika digabungkan pasti Jembher “(luas)
Patih Reksanegara:”Baiklah semuanya,kerajaan baru ini kita beri nama Jember”
Begitulah akhirnya nama Jember dipakai untuk daerah kerajaan baru tersebut.Kemudian sejak tanggal 1 Januari 1929 Jember secara resmi dijadikan sebuah kabupaten hingga sekarang.